Mengawal BUMKal Merintis Usaha Ketahanan Pangan
Pelaksanaan program ketahanan
pangan yang bersumber dari Dana Desa di wilayah Kapanewon Bantul menunjukkan
dinamika perkembangan yang cukup signifikan melalui penguatan kelembagaan Badan
Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) sebagai pelaksana kegiatan ekonomi produktif
berbasis potensi lokal.
DPMK Kabupaten Bantul bersama TA
P3MD Kabupaten Bantul, Panewu Bantul dan jajarannya serta Tim Pendamping Desa
Kapanewon Bantul pada bulan April sampai Mei Tahun 2026 telah melaksanakan monitoring
dan evaluasi untuk memastikan bahwa implementasi program berjalan sesuai dengan
perencanaan, prinsip akuntabilitas, serta memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Monitoring mencakup
aspek operasional usaha, pemanfaatan anggaran, serta progres pengembangan unit
usaha di masing-masing kalurahan. Berdasarkan hasil monitoring, diperoleh
gambaran pelaksanaan sebagai berikut:
BUMKal
SENOPATI Palbapang
Telah mengoperasionalkan usaha
budidaya bebek petelur dengan menjalin kemitraan, pada tahap awal dialokasikan anggaran
untuk budidayea bebek petelur sejumlah 800 ekor. Pemilihan mitra peternak lokal
yang tepat dengan pengalaman dan kemampuan yang mumpuni baik untuk kegiatan
budidaya maupun pemasarannya, sehingga belum ditemui kendala yang berarti meski
harga telur bebek saat ini sangat fluktuatif. Kegiatan ini menunjukkan potensi
dalam mendukung penyediaan protein hewani serta membuka peluang pasar lokal,
meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek manajemen produksi dan
distribusi untuk peningkatan kapasitas produksi. Berikut ini foto Budidaya
Bebek Petelur BUMKal Senopati Palbapang di lokasi kandang peternak
BUMKal
DAYA MANDIRI Ringinharjo
Telah mengoperasionalkan beberapa
unit usaha sekaligus, yaitu budidaya hortikultura, budidaya ikan lele, serta
usaha penggemukan kambing. Diversifikasi usaha ini menjadi nilai strategis
dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ketahanan ekonomi
kelembagaan. Pada tahap awal Bumkal Daya Mandiri Ringinharjo merintis usaha
ketahanan pangan dengan sistem kemitraan.
Budidaya tanaman holtikultura
menjalin kemitraan dengan petani lokal yang telah mempunyai akses pasar tetap. Siklus
pertama pada lahan seluas 4000m2 ditanam bibit pare, mentimun dan termemes,
setelah 35 hari tanam sudah dapat dipanen per 2 hari dengan kapasitas 1,5
sampai 2 kwintal yang langsung diserap pasar.
Kegiatan usaha penggemukan kambing menjalin kemitraan dengan 2 peternak lokal masing-masing dialokasikan anggaran untuk penggemukan 40 ekor bakalan kambing. Dan kegiatan usaha budidaya ikan lele juga menjalin kemitraan dengan petani lokal dengan alokasi budidaya 57.000 ekor yang ditebar di 12 kolam. Berikut ini foto Kegiatan Usaha Penggemukan Kambing dan Panen Budidaya Holtikultura
BUMKal
KARYA MANDIRI Bantul
Pengurus
BUMKal Karya Mandiri telah melakukan study tiru pada peternak yang telah
berpengalaman dan merekrut mandor yang mumpuni. Namun sampai dengan saat
monitoring dilaksanakan, belum mengoperasionalkan rencana usaha budidaya ayam
ELBA petelur dan DOC. Hal ini memerlukan perhatian khusus, terutama terkait
kesiapan teknis, manajerial, dan permodalan agar program dapat segera berjalan.
Berikut ini foto Pengurus BUMKal Karya Mandiri melakukan Study Tiru Budidaya
Ayam Elba di AA Rama Prambanan Farm.
BUMKal
SENYUM Trirenggo
Telah mengoperasionalkan budidaya
ikan nila dan direncanakan akan mengembangkan usaha penggemukan kambing. Saat
monitoring kegiatan budidaya ikan nila di 2 kolam belum menunjukkan adanya
tahapan pengembangan usaha yang berkelanjutan, sehingga perlu didukung dengan Sumber
Daya Manusia yang berpengalaman dan perencanaan bisnis yang lebih matang.
Berikut ini foto budidaya Ikan Nila mulai tebar bibit pada Maret 2026 dan panen
pada Mei 2026
BUMKal
DADI SEJAHTERA Sabdodadi
Telah mengoperasionalkan budidaya
pepaya California sebagai komoditas unggulan hortikultura dan pertanian padi
yang diharapkan berpotensi memperkuat rantai nilai sektor pangan secara terintegrasi.
Dalam
menjalankan kegiatan usaha Budidaya Pepaya California, Bumkal Dadi Sejahtera
Sabdodadi merekrut mandor yang sudah berpengalaman dan mempunyai jaringan
pasar. Di Maret 2026 telah ditanam 400 bibit Pepaya California 80% lonjong di
lahan seluas 2500m2, ditargetkan mulai panen pada bulan ke 8 sampai 18. Estimasi hasil produksi bulan ke 8
sampai 12 sebanyak 37.600 kg dan bulan ke 13 sampai 18 sebanyak 24.000 kg.
Berikut ini foto Budidaya Pepaya California mulai penanaman pada Maret 2026 dan
pertumbuhan sampai Juni 2026
Secara umum, hasil monitoring
menunjukkan bahwa sebagian besar BUMKal telah mampu mengoperasionalkan unit
usaha ketahanan pangan, baik di sektor peternakan, perikanan, maupun
hortikultura. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam kecepatan
implementasi antar kalurahan, khususnya pada aspek kesiapan operasional dan
kapasitas pengelolaan usaha.
Beberapa kendala yang
teridentifikasi antara lain keterbatasan kapasitas manajerial, belum optimalnya
perencanaan usaha berbasis studi kelayakan, serta akses pasar yang masih
terbatas. Di sisi lain, peluang pengembangan masih terbuka luas, terutama
melalui integrasi antar sektor usaha, penguatan kemitraan, dan optimalisasi
dukungan dari pemerintah daerah.
(1)
percepatan operasional bagi BUMKal yang belum menjalankan usaha;
(2)
peningkatan kapasitas pengelola melalui pelatihan teknis dan manajerial;
(3)
penguatan sistem pencatatan keuangan dan pelaporan usaha;
(4)
pengembangan jejaring pemasaran dan kemitraan usaha; serta
(5)
monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program.
Dengan penguatan tata kelola dan
sinergi antar pemangku kepentingan, program ketahanan pangan melalui BUMKal di
Kapanewon Bantul diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan
kemandirian pangan kalurahan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara
berkelanjutan. [fee026]






Komentar
Posting Komentar