Verifikasi Rencana Pelaksanaan Kegiatan

Trirenggo 10 Juni 2026, Verifikasi ini adalah jembatan untuk memastikan bahwa apa yang direncanakan di atas kertas selaras dengan realitas di lapangan. Perjalanan verifikasi dimulai dengan mendatangi rumah warga calon penerima manfaat program jambanisasi. Akses terhadap sanitas yang layak bukan lagi sekadar urusan kenyamanan, melainkan benteng pertama dalam mencegah stunting dan penularan penyakit di desa. Dalam verifikasi jambanisasi ini, ada beberapa aspek penting yang kami pastikan bersama pemerintah desa dan TPK:

  • Ketepatan Sasaran: Memastikan bahwa keluarga penerima memang masuk dalam kriteria prioritas (keluarga kurang mampu atau yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak).

  • Kesiapan Lahan: Memeriksa area yang akan dibangun septic tank. Kita harus memastikan jaraknya aman dari sumber air bersih (minimal 10 meter) agar tidak mencemari sumur gali warga sekitar.

  • Kondisi Teknis: Menilai volume galian dan kebutuhan material yang sesuai dengan kontur tanah setempat—apakah tanahnya labil sehingga butuh perkuatan dinding bata atau tidak.

Melihat senyum dan harapan warga saat kami mengukur lahan calon jamban mereka menjadi bahan bakar tersendiri bagi kami untuk memastikan program ini berjalan tanpa kendala.


Dari halaman rumah warga, verifikasi berlanjut ke jalan-jalan lingkungan pemukiman yang rencananya akan dicorblok. Jalan lingkungan adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas harian warga. Jalan yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau sering kali menghambat anak-anak pergi sekolah atau warga yang ingin membawa hasil panen.

Di lokasi ini, proses verifikasi membutuhkan ketelitian ekstra terkait angka dan ukuran teknis:

  • Pengukuran Ulang Volume: Bersama TPK, kami membentang meteran untuk memastikan kembali panjang, lebar, dan ketebalan rencana corblok. Selisih beberapa sentimeter saja bisa mengubah volume kebutuhan semen, pasir, dan kerikil secara signifikan.

  • Kondisi Drainase: Kami juga melihat bagaimana sistem pembuangan air di kanan-kiri jalan. Corblok yang bagus akan cepat rusak jika air hujan tergenang di atasnya karena tidak ada saluran pembuangan yang memadai.

  • Kesiapan Swadaya: Karena pembangunan desa berbasis pemberdayaan, kami berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat mengenai kesiapan warga untuk bergotong-royong saat pelaksanaan konstruksi nanti.



Proses verifikasi  ini bukan untuk mencari-cari kesalahan Pemerintah Desa atau TPK. Justru sebaliknya, ini adalah ruang diskusi dan bimbingan teknis bersama. Jika ditemukan ketidaksesuaian antara rencana awal dengan kondisi riil, di sinilah saatnya kita melakukan revisi dan penyesuaian (justifikasi teknis) sebelum pekerjaan telanjur dimulai.

Pembangunan infrastruktur desa yang akuntabel dimulai dari perencanaan dan verifikasi yang matang. Melalui langkah kecil di lapangan ini, kita sedang meletakkan fondasi desa yang lebih sehat, lebih maju, dan lebih mandiri.

Mari terus kawal pembangunan desa kita. Dari desa, untuk Indonesia!mysn











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Finalisasi Bisnis Plan Program Ketahanan Pangan

Kunjungan Lapangan TPP P3MD Kabupaten Bantul

Mengawal BUMKal Merintis Usaha Ketahanan Pangan